Wiki : Spesies Pakis Air Azolla Pinnata R Br

Spesies Azolla Pinnata R Br adalah sejenis pakis air yang berukuran kecil yang hidup bebas mengambang secara horizontal di permukaan air tawar. Khan (1988) menjelaskan bahwa satu rumpun Azolla Pinnata R Br memiliki ukuran sebesar 2,5 cm x 1 cm. Bentuk akar Azolla Pinnata R Br menggantung di permukaan air, berbulu, dan memiliki panjang 1-5 cm dengan membentuk kelompok 3-6 rambut akar. Azolla Pinnata R Br memiliki ukuran daun yang kecil serta membentuk 2 atau 3 barisan yang menyirip, bervariasi, dan saling tumpang tindih.

Spesies Azolla pinnata dikenal mampu bersimbiosis dengan bakteri biru (Anabaena azollae) dan mengikat nitrogen langsung dari udara. Kemampuan Azolla Pinnata R Br tersebut memiliki nilai ekologis dan ekonomis yang baik saat diolah maupun dimanfaatkan sebagai pupuk hijau dan pakan hewan ternak. Khan (1988) menjelaskan bahwa bentuk simbiosis pada Azolla-Anabena adalah melakukan fiksasi nitrogen molekular dari biosfer dan mereduksinya menjadi senyawa nitrogen yang dimanfaatkan oleh kedua simbiotan tersebut.

Metzgar et al. (2007) menjelaskan bahwa genus Azolla dibagi menjadi dua kelompok. Arifin (2003) menjelaskan bahwa genus Azolla untuk kelompok Euazolla umumnya terdapat di bagian Amerika Serikat, Alaska, Meksiko, Amerika Selatan, dan India Barat. Genus Azolla untuk kelompok Rhizosperma umumnya terdapat di Asia Tenggara, Jepang, Australia, dan Lembah Nil Afrika. Lumpkin & Plucknett (1978) in Khan (1988) membuat urutan klasifikasi untuk Azolla pinnata berdasarkan morfologinya dan karakteristik hidup tumbuhan tersebut.

Dunia : Plantae
Divisi : Pteridophyta
Kelas : Leptosporangiopsida
Ordo : Salviniales
Famili : Azollaceae
Genus : Azolla (Rhizosperma)
Spesies : Azolla pinnata

Dalam kegiatan pertanian di beberapa negara di Asia, Azolla Pinnata R Br dan beberapa spesies Azolla lainnya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang ramah lingkungan. Sahoo & Datta (1997) menjelaskan bahwa spesies Azolla merupakan tanaman yang baik untuk digunakan sebagai pupuk hijau pada tanaman padi. Pada padat tebar awal sebesar 0,1-0,4 kg inokulan/m2 di suatu lahan dapat menghasilkan 8-15 ton Azolla/ha selama 7-20 hari, atau setara dengan 333 ton/ha per tahun. Penggunaan pupuk hijau Azolla lebih mudah dan murah karena tanaman Azolla pinnata memiliki kemampuan pertumbuhan yang cepat dan kandungan nitrogen yang cukup untuk meningkatkan kesuburan tanah. Singh (1979) menjelaskan bahwa kandungan nitrogen pada Azolla pinnata berkisar antara 4,0- 5,0% dari bobot kering Azolla. Hasil penelitian tersebut juga mencantumkan nilai fosfor sebesar 0,5-0,9% dan klorofil sebesar 0,34-0,55% dari bobot kering Azolla pinnata. Produktivitas pertanian dapat meningkat saat menggunakan Azolla pinnata sebagai pupuk tanaman padi.

Spesies Azolla pinnata memiliki kandungan protein yang baik sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pakan hewan ternak, unggas, dan ikan. Basak et al. (2002) melakukan penelitian Azolla pinnata yang diekstrak untuk digunakan sebagai pakan burung. Penelitian tersebut menghasilkan ekstrak nitrogen bebas sebesar 30,08%, protein kasar sebesar 25,78%, dan berat kering sebesar 90,8%.

Spesies Azolla pinnata dapat dikultur untuk dimanfaatkan sebagai pakan hewan ternak dan ikan. Khan (1988) menjelaskan bahwa Azolla pinnata yang dikultur dapat menghasilkan fiksasi nitrogen sebesar 400-500 kg N/ha/tahun. Azolla pinnata tersebut dapat menghasilkan 4-5% kandungan nitrogen dari berat kering tumbuhan ini dan memiliki komposisi kandungan protein 22-37%. Alalade & Iyayi (2006) menjelaskan bahwa nilai protein kasar Azolla pinnata yang berhasil diekstrak untuk pakan ayam adalah 21,4%. Oleh sebab itu di beberapa negara banyak digunakan sebagai pakan ikan, kerbau, unggas, babi, dan kuda.

Spesies Azolla pinnata bersimbiosis dengan Anabaena azollae dan mampu menghasilkan kandungan nitrogen berdasarkan proses fiksasi. Arifin (2003) menjelaskan bahwa sumber nitrogen dalam Azolla Pinnata R Br diperoleh melalui proses fiksasi nitrogen dari udara dengan bantuan perantara simbiosis dari Anabaena azollae. Proses fiksasi nitrogen di udara yang terjadi pada daun Azolla pinnata selama kurun waktu 106 hari saat tebar dapat mencapai 120-140 kg N/ha atau rata-rata 1,1-1,3 kg N/hari. Hasil fiksasi nitrogen dari udara akan bervariasi bila Azolla Pinnata R Br ditanam bersama dengan tanaman padi yaitu berkisar antara 0,4-2,9 kg N/ha/hari. Hasil fiksasi nitrogen ditransfer ke seluruh bagian tubuh Azolla pinnata secara merata dengan laju pertumbuhan sekitar 35%/hari.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *