Penggunaan Pupuk Organik Azolla Pada Tanaman Sawi

Pertumbuhan Tanaman (pada penggunaan pupuk organik Azolla)

Hasil sidik ragam parameter tinggi tanaman, jumlah daun,berat kering akar menunjukkan tidak ada beda nyata antar perlakuan. Sedangkan parameter panjang akar ada beda nyata antar perlakuan. Panjang akar P7 beda nyata dengan P1.

Tabel 2. Rerata tinggi tanaman(cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm2), panjang akar (cm), berat segar tanaman (g),berat segar tanaman (g), dan berat segar akar (g)

Perlakuan Tinggi Tanaman

(cm)

Jumlah Daun

(helai)

Luas Daun

(cm2 )

Panjang

Akar

(cm)

Berat Segar

Tanaman

(g)

Berat Segar

Akar

(g)

P1 38,07 a 11,25 a 1.506,8 a 26,39 c 196,67 b 22,58 a
P2 38,40 a 11,83 a 1.8710 a 35,33 b 222,22 ab 25,68 a
P3 40.43 a 11,58 a 1.4360 a 36,11 b 187,22 b 22,73 a
P4 39,93 a 12,58 a 1.7150 a 37,78 b 281,11 a 30,59 a
P5 38,82 a 12,92 a 1.625,4 a 36,56 b 235,56 ab 30,47 a
P6 40,14 a 12,25 a 1.575,8 a 40,83 ab 282,22 a 43,68 a
P7 38,62 a 12,33 a 1.600,7 a 47,06 a 286,66 a 41,19 a

Keterangan : P1 = 120 kg N Urea/hektar

P2 = 100 kg N Urea + 20 kg N Kompos Azolla pinnata /hektar

P3 = 80 kg N Urea + 40 kg N Kompos Azolla pinnata /hektar

P4 = 60 kg N Urea + 60 kg N Kompos Azolla pinnata /hektar

P5 = 40 kg N Urea + 80 kg N Kompos Azolla pinnata /hektar

P6 = 20 kg N Urea + 100 kg N Kompos Azolla pinnata /hektar

P7 = 120 kg N Azolla pinnata /hektar

Panjang akar tertinggi (Gambar 1) terdapat pada perlakuan 120 kg N Azolla sp /hektar (P7) karena supply unsur hara N kompos Azolla sp yang diaplikasikan oleh tanaman dapat terserap dengan baik oleh tanaman untuk membentuk bagian-bagian vegetatif seperti akar (panjang akar), batang, dan daun. Penggunaan pupuk organik Pemupukan dengan kompos Azolla menyebabkan aerasi tanah lebih besar sehingga tanah juga lebih gembur. Kondisi tanah yang demikian mempermudah akar akan mudah bertumbuh panjang sehingga mudah dalam menyerap unsur hara. (proliferasi dan intersepsi).

Gambar 1. Histogram Panjang Akar (42 HST )
Gambar 1. Histogram Panjang Akar (42 HST )

Berdasarkan sidik ragam Tabel 2 terlihat bahwa ada beda nyata ada beda nyata pada parameter berat kering daun tanaman dan berat kering tanaman. Perlakuan terbaik yakni P6 pada paramter berat kering daun tanaman yang berbeda nyata dengan P7 dan P1. Sedangkan berat kering tanaman perlakuan terbaik juga pada perlakuan P6 yang berbeda nyata dengan P1

Tabel 3. Rerata berat kering akar (g), berat kering daun tanaman (g), dan berat kering tanaman (g)

Perlakuan

Berat Kering

Akar (g)

Berat Kering

Daun Tanaman (g)

Berat Kering

Tanaman (g)

P1 4,992 a 7,032 c 11,828 b
P2 10,767 a 12,729 ab 23,496 ab
P3 4,317 a 9,672 bc 16,989 ab
P4 8,380 a 8,838 bc 17,218 ab
P5 11,714 a 12,163 ab 23,878 ab
P6 14,306 a 15,500 a 29,806 a
P7 15,612 a 7,056 c 22,876 ab

Perlakuan 20 kg N Urea + 100 kg N Kompos Azolla pinnata /hektar (P6) memberikan nilai berat kering daun tanaman konsumsi yang nyata lebih tinggi daripada perlakuan P1,P3, dan P7.

Gambar 2. Histogram Berat Kering Daun
Gambar 2. Histogram Berat Kering Daun

Berat kering tanaman yang paling tinggi tersebut diduga karena imbangan pupuk tersebut yang paling tepat untuk memberi pertumbuhan yang maksimal pada vegetatif yang dikonsumsi yakni daun materi penggunaan pupuk organik

Gambar 3. Histogram Berat Kering Tanaman
Gambar 3. Histogram Berat Kering Tanaman

 

Lihat Juga Pemupukan Bio Organik Pada Tanaman Sawi  : Bagian Pertama dari Materi Penelitian Ini

Lihat juga:  Pupuk Organik Azolla Pada Tanaman Sawi Bagian Kedua dari Materi Penelitian Ini

Lihat juga:  Pupuk Bio Organik Azolla Pada Budidaya Sawi Bagian Keempat dari Materi Penelitian Ini


Sumber Tulisan :  Muhammad Aksan
Judul Materi :  THE RECITATION OF UTILIZATION Azolla pinnata COMPOST TO REDUCE DOSE NITROGEN INORGANIC FERTILIZER IN MUSTARD (Brassica juncea L) GROWTH AND YIELD
Kata kunci :  mustard, inorganic fertilizer, Azolla pinnata, compost, urea

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *