BAB III : Tepung Azolla Sumber Protein Pakan Ternak Ayam

KOMPOSISI KIMIA TEPUNG AZOLLA

Tepung Azolla
Azolla Kering Siap Untuk Tepung Azolla

LUMPKIN (1984) dan PANNAKER (1988) menyatakan bahwa Azolla kaya dengan protein, total protein kasarnya mencapai 25 – 30%, BASAK et al. (2002) menyatakan halserupa bahwa kandungan protein kasar Azolla adalah 25,78 %. Begitu pula SREEMANNARYANA et al. (1993); SINGH dan SUBUDHI (1978); FUJIWARA et al. (1947); SINGH (1977) melaporkan bahwa protein kasar Azolla cukup tinggi berkisar di antara 25 – 37,36%. ALALADE dan IYAI (2006) menyatakan bahwa tepung Azolla mengandung protein kasar (% DM) sebesar 21,4%. Asam amino yang ada dalam tepung Azolla adalah 0,98% DM asam amino lysine; 0,34% DM Methionine; 0,18% DM Cystine; 0,87% DM Threonin; 0,39% DM Tryptophan; 1,15% DM Arginine; 0,93% DM Isoleucine; 1,01% DM Phenylalanine; 0,68% DM Tyrosine; 1,00% DM Glycine; 0,90% DM Serine; 1,18% DM Valine (ALALADE dan IYAI; 2006). LUMPKIN dan PLUCKNETTE (1982); VAN HOVE dan LOPEZ (1982) menyatakan bahwa tepung Azolla berpotensi baik sebagai salah satu bahan pakan untuk sumber protein.

Tepung Azolla
Tepung Azolla

Tepung Azolla mengandung 12,7% serat kasar (ALALADE dan IYAI, 2006), lebih rendah dari apa yang disampaikan oleh QUERUBIN et al. (1986b) yang menyatakan bahwa kandungan serat kasar Azolla adalah 15,71%. Kandungan ekstrak eter Azolla mencapai 3,47% (BASAK etal., 2002), sama dengan apa yang dilaporkan oleh SINGH dan SUBUDHI (1978); SREEMANNARYANA et al. (1993). ALI dan LESSON (1995) serta QUERUBIN et al. (1986b) menyatakan bahwa mereka menemukan 1,58 dan 2,63 % nilai ekstrak eter dalam Azolla. BUCKINGHAM et al. (1978) dan FUJIWARA etal. (1947) melaporkan bahwa kandungan ekstrak eter Azolla adalah 5,1 dan 4,4% nilainya, sedangkan ALALADE dan IYAI, 2006 melaporkan kandungan ekstra eter Azolla adalah sebesar 2,7%. Kandungan abu Azolla adalah 15,76% (BASAK et al., 2002). Hasil ini konsisten dengan hasil pengamatan BUCKINGHAM et al. (1978) yang melaporkan bahwa kandungan abu Azolla adalah 15,50%, sedangkan ALALADE dan IYAI, 2006 menyatakan bahwa Azolla mengandung 16,2% abu. Kandungan bahan kering Azolla adalah 90,8% (BASAK et al. 2002), nilai tersebut hampir sama dengan apa yang dikemukakan oleh TAMANG dan SAMANTA (1993), ALI dan LESSON (1995); serta GHOSH (1978). Kandungan ekstrak Nitrogen bebas Azolla adalah 30,08% (BASAK et al., 2002), sama dengan hasil pengamatan BHUYAN et al. (1998);

ALI dan LESSON (1995); QUERUBIN et al. (1986b). LUMPKIN (1984) dan PANNAKER (1988) menyatakan bahwa di dalam Azolla juga terkandung zat lainnya yaitu mineral, klorofil, carotinoids, asam amino, vitamin dll., yang merupakan sumber potensial nitrogen penting untuk ternak.

BAB II Baca Selengkapnya

BAB IV Baca Selengkapnya

Sumber Tulisan Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2011 CECEP HIDAYAT, A. FANINDI, S. SOPIYANA dan KOMARUDIN

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *