Bag 7 : Sel Heterokista Pada Anabaena Azollae Mengikat Nitrogen

Nitrat (NO3)(konsentrasi nitrogen azolla)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai nitrat selama pengamatan pada perlakuan 0 mg/L memiliki konsentrasi lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Konsentrasi nitrat pada semua perlakuan meningkat hingga hari ke-14 penelitian azolla, namun turun pada analisis hari ke-21. Hasil statistik yang dilakukan menyatakan bahwa perubahan konsentrasi nitrat pada media antar perlakuan (konsentrasi nitrogen azolla) tidak berbeda nyata (P>0,05). Uji statistik perlakuan terhadap waktu pengamatan menunjukkan bahwa konsentasi nitrat berbeda nyata (P<0,05). Hasil analisis parameter nitrat selama penelitian di lihat pada parameter di bawah ini

Hasil analisis parameter nitrat selama penelitian
Gambar 8 Hasil analisis parameter nitrat selama penelitian

Ortofosfat (PO4)

Konsentrasi ortofosfat mengalami penurunan pada setiap minggu pengamatan. Nilai ortofosfat pada perlakuan 10 mg/L lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Perubahan nilai tersebut dipengaruhi oleh pemanfaatan oleh alga, bakteri maupun tanaman air (Wetzel & Likens 1995). Uji statistik menunjukkan konsentrasi ortofosfat berbeda nyata terhadap perlakuan (konsentrasi nitrogen) dan waktu (P<0,05).

Nitrogen total Kjeldahl (TKN) Anabaena azollae

Analisis nitrogen dan protein pada Azolla sp. pada awal perlakuan sebesar 2,161 mg/g dan 13,506 mg/g. Pada akhir penelitian, diketahui bahwa persentase nitrogen tertinggi terdapat pada Azolla sp. pada perlakuan 10 mg/L sebesar 4,006 mg/g kemudian dikonversi ke dalam protein, didapatkan nilai protein sebesar 25,040 mg/g. Uji statistik menunjukkan nilai nitrogen total Kjeldahl pada Azolla sp. berbeda nyata terhadap perlakuan (konsentrasi nitrogen) (Fhit>Ftab).

Tabel 5 Nilai rata-rata persen nitrogen dan konversi dalam protein pada Azolla sp. pada tiap konsentrasi perlakuan

Perlakuan H-0 H-21
N (mg/g) Protein (mg/g) N (mg/g) Protein (mg/g)
0 mg/L 2,161 13,506 2,278 14,239
5 mg/L 2,161 13,506 2,449 15,308
10 mg/L 2,161 13,506 4,006 25,040

Kualitas air (penelitian Anabaena azollae)

Kondisi lingkungan yang diamati melalui parameter kualitas air (suhu, pH, dan intensitas cahaya) memiliki kisaran yang hampir sama untuk semua perlakuan. Hal ini disebabkan karena lokasi penelitian serta tata letak wadah terhadap penyinaran matahari adalah sejajar dan sama.

Parameter kualitas air berupa pH menunjukkan kisaran nilai sebesar 5,50- 7,35. Parameter suhu selama penelitian berlangsung berkisar antara 27°C sampai 31°C. Pengukuran parameter intensitas cahaya berada pada kisaran 3250-5960 lux Pengukuran ini menggunakan batas pengukuran 20000 lux/fc pada alat luxmeter.

Bersambung ke Bagian 8 Baca Selengkapnya atau kembali ke Bagian 1 Baca Selengkapnya


Sumber Tulisan : Goran Suryanti Afifah Sulaiman
Judul Materi : DINAMIKA SEL HETEROKIS PADA Anabaena azollae DALAM MEDIA DENGAN KONSENTRASI NITROGEN BERBEDA
Kata kunci : Anabaena azollae, Azolla sp., Heterokis

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *